Tampilkan postingan dengan label Kode Silsilah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kode Silsilah. Tampilkan semua postingan

Daftar Kerabat










Sistem Kekerabatan 



Kekerabatan adalah hubungan kekeluargaan seseorang dengan orang lain yang mempunyai hubungan darah atau keturunan yang sama dalam satu keluarga.

Sistem kekerabatan merupakan suatu cara pengklasifikasian seseorang berdasarkan cara masyarakat diorganisasikan menjadi kelompok- kelompok dan bagaimana kelompok tersebut berkaitan satu dengan yang lainnya (Ibrahim, 2016; Keesing, 1981).

Secara garis besar, hubungan kekerabatan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
  • Sistem kekerabatan parental / Bilateral.
  • Sistem kekerabatan Patrilineal.
  • Sistem kekerabatan Matrilineal.

Sistem kekerabatan parental / Bilateral 
Sistem ini menarik garis keturunan dari pihak ayah dan ibu. Anak menghubungkan diri dengan kedua orangtuanya dan juga kerabat ayah-ibunya secara bilateral. Contoh, suku yang menggunakan sistem ini adalah: Jawa, Sunda, Madura, dan Bugis.

Sistem kekerabatan Patrilineal 
Sistem ini menarik garis kekerabatan dari pihak ayah. Sistem ini menghubungkan anak dengan kerabat ayah berdasarkan garis keturunan laki-laki secara uniteral. Dalam masyarakat patrilineal keturunan dari pihak bapak dinilai memiliki kedudukan yang lebih tinggi dan terhormat. Contoh, suku yang menggunakan sistem ini adalah: Batak, Bali, Ambon, dan Asmat.

Sistem kekerabatan Matrilineal 
Sistem ini menarik garis kekerabatan dari pihak ibu. Sistem ini menghubungkan anak dengan kerabat ibu berdasarkan garis keturunan perempuan secara uniteral. Dalam masyarakat matrilineal, keturunan garis ibu sangat penting, sehingga menimbulkan hubungan kekeluargaan yang lebih rapat dan meresap di antara warganya yang seketurunan garis ibu. Menimbulkan konsekuensi yang lebih besar daripada garis keturunan bapak, misalnya dalam hal pembagian warisan. Contoh, suku yang menggunakan sistem ini adalah suku Minangkabau.








Sumber bacaan : 
  1. https://www.kompas.com/stori/read/2023/02/28/160000179/apa-yang-dimaksud-dengan-sistem-kekerabatan?page=all - 28 Februari 2023 16:00 wib 
  2. https://kumparan.com/pengertian-dan-istilah/pengertian-sistem-kekerabatan-fungsi-dan-jenis-jenisnya-21LblzuaIKF - 10 Oktober 2023 09:10 wib 
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_kekerabatan 





*
**
*





Daftar Kerabat 






KELUARGA BESAR EYANG WONODRONO 


KELUARGA BESAR EYANG SONTIKO 


KELUARGA BESAR EYANG KASAN MUSTARI 


KELUARGA BESAR EYANG KASAN ISTAR (1900-1982) | IKKI | 


KELUARGA BESAR EYANG SETRO KARIJO 


KELUARGA BESAR EYANG AMAT MAKSUM 


KELUARGA BERSAR EYANG MARTA TJARITA 


KELUARGA BESAR EYANG ANANG BUCHORI 


KELUARGA BESAR EYANG HARYO SANYONO 


KELUARGA BESAR EYANG SAIAN PRIJOKO 


KELUARGA BESAR EYANG KARMO WIRONO 


KELUARGA BESAR EYANG DJOEWADI SOESANTO (1931-2003) 


KELUARGA BESAR EYANG MOEDJARI 


KELUARGA BESAR EYANG M. HASAN PREMBODO 


KELUARGA BESAR EYANG SARNO 


KELUARGA BESAR EYANG PONIMIN PURBOWO 


KELUARGA BESAR EYANG M. SYAMSUL ANAM 


KELUARGA BESAR EYANG H. MOCH. TOHIR (... -1936)


KELUARGA BESAR EYANG Ng. SOEMOPRAWIRO (... -1968) 


KELUARGA BESAR EYANG SOETOMO BOEDI PRAWIRO (1929-2012) 


KELUARGA BESAR EYANG R. TJOKRODIPOERO 


KELUARGA BESAR EYANG WIRJOSENTONO 


KELUARGA BESAR EYANG SOEJOKO IBRAHIM ADIDJOJO (1923-2015) 









=o=





Note : 

Keluarga Besar nasab / trah / silsilah disusun atas 1 (satu) leluhur dengan minimal 5 (lima) generasi / keturunan lengkap ke bawah. 











edited 13g07-24e12

Kode Silsilah

.









KODE SILSILAH



Silsilah keturunan sedarah (kandung) dimulai dari nama subyek (anak lelaki / bapak kandung / trah leluhur (punjer) teratas, misal: kakek (orangtua laki-laki dari bapak kandung) menurut garis keturunan pancer lanang / bapak kandung / bapak alam / bapak biologis.

Silsilah keluarga batih (inti), dua generasi (1G) terdiri atas nama panjenengan (bapak alam / ibu alam) menikah dengan garwo (istri / suami), ke bawah disusun nama anak-anak kandung dari pernikahan dengan masing-masing suami atau istri.

Silsilah keturunan dua generasi (2G) terdiri atas orangtua kandung (bapak alam dan ibu alam) panjenengan, di samping orangtua kandung dari garwo panjenengan (mertua). Di bawah masing-masing orangtua kandung disusun nama panjenengan dan (di samping) garwo. Di bawah panjenengan disusun nama anak-anak kandung dari pernikahan dengan (masing-masing) garwo panjenengan.


Penyusunan bagan silsilah / skema nasab sebagai berikut:
  • Nama (foto) bapak kandung di samping kiri nama (foto) ibu kandung.
  • Nama (foto) diri (laki-laki / suami) di samping kiri nama (foto) diri perempuan (istri).
  • Nama (foto) anak kandung dan/atau anak tiri di bawah garis keturunan orangtua kandung yang bersangkutan.
  • Garis keturunan utama merupakan regenerasi sesuai tingkatan / derajat vertikal (ke atas atau ke bawah) dari bapak alam (pancer lanang). Dapat pula tingkatan / derajat vertikal disusun dari garis keturunan ibu alam (alasan nisbat hukum).
  • Anak-anak laki-laki dirunut vertikal dari bapak kandung, dapat ditegasi dengan memberi tambahan 'bin' ... [nama bapak kandung] setelah nama dirinya.
  • Anak-anak perempuan dirunut vertikal dari bapak kandung, dapat ditegasi dengan memberi tambahan 'binti' ... [nama bapak kandung] setelah nama dirinya.
  • Saudara sekandung dan/atau saudara tiri (sebapak atau seibu) pada gambar bagan / skema diletakkan menyamping / berjajar (horisontal) sesuai urutan kelahiran (jumlah) anak, di bawah garis orangtua kandung mereka.


Kode silsilah dimulai dari kode 'angka dan/atau abjad' bagi orangtua kandung diteruskan dengan urutan kode turunan sejumlah anak kandung dari bapak kandung dan ibu kandung yang sama.


Contoh kode silsilah :


1. / A - Subyek awal (punjer) silsilah / garis keturunan (dan seterusnya ke bawah).

1.1. / AA - Subyek 1.1. (atau AA) anak kandung dari 1. (atau A).
1.2. / AB - Subyek 1.2. (atau AB) anak kandung dari 1. (atau A).
1.3. / AC - dst sesuai urutan anak kandung sebapak-seibu-kandung.


1.1.1. / AAA - Subyek 1.1.1. (atau AAA adalah anak kandung dari 1.1. (atau AA).
1.1.2. / AAB - Subyek 1.1.2. (atau AAB adalah anak kandung dari 1.1. (atau AA).
1.1.3. / AAC - dst sesuai urutan anak kandung sebapak-seibu-kandung.


Setiap nama trah baru (lainnya) / silsilah awal (leluhur, punjer) dapat dimulai dengan kode A. 


*





Keterangan tanda baca (simbol)




Garis nasab / silsilah keturunan / pancer lanang : 

 < ... garis keturunan ke atas urut pancer lanang : anak kandung < (bapak kandung / bapak alam / bapak biologis) << kakek kandung <<< dst hingga tersusun nasab / trah / muasal bani / puncak moyang keluarga (family tree).

> ... garis keturunan ke bawah : orangtua kandung > anak kandung >> cucu kandung >>> dst hingga tersusun pohon keluarga (family tree) terbalik (piramida).

> ... keturunan ( ke bawah) generasi pertama,
>> ... keturunan (ke bawah) generasi kedua,
>>> ... keturunan (ke bawah) generasi ketiga, dst.



Tanggal, bulan, tahun : 

'1945 ... tgl / th kelahiran, pendirian, pelantikan, dst. 

"1971 ... tgl / th pernikahan. 

x1984 ... tgl / th perceraian (cerai hidup). 

*2090 ... tgl / th meninggal dunia / wafat. 
 
1982-2001 ... dari (lahir) th ... sampai/dengan (wafat) th ... 



Nama diri : 

Semua anak (kandung) laki-laki (L) diidentifikasi dengan nama diri (lengkap) dan sematan bin (menasabkan kepada nama) bapak kandung ybs. 

Semua anak (kandung) perempuan (P) diidentifikasi dengan nama diri (lengkap) dan sematan binti (menasabkan kepada nama) bapak kandung ybs. 



Jenis kelamin : 

(L) Laki-laki 
(P) Perempuan 



Orangtua : 

(bk) ... bapak kandung 
(ik) ... ibu kandung 



Status pernikahan : 

+ ... pasangan (suami + istri) 

Nama ... + Nama ... menikah dengan (garwo / pasangan = istri atau suami).

Nama ... + Nama ... (s1) / + Nama ... (s2) ... pernikahan dengan suami pertama, suami kedua, dst.
Nama ... + Nama ... (i1) / + Nama ... (i2) ... pernikahan dengan istri pertama, istri kedua, dst.

Nama (x) ... cerai hidup.
Nama (x*) ... cerai mati.
Nama (-) ... belum / tidak menikah.

A + B ↓ (3ak) ... A menikah dengan B memiliki tiga anak kandung.



Saudara : 

(sk) ... saudara-kandung (dari bapak-kandung dan ibu-kandung yang sama / sebapak-seibu-kandung) 
(ssk) ... saudara-sekandung

(sk2) ... dua orang saudara-kembar
(4sk) ... bersaudara kandung sebapak-seibu : si A ^ si B ^ si C ^ si D 

^ ... antar saudara-saudara kandung (dimulai dari yang sulung hingga bungsu). 

Nama (5sk) ... dari lima bersaudara sebapak-seibu-kandung
Nama (1-5sk) ... saudara kandung pertama dari lima bersaudara sebapak-seibu-kandung 
Nama (sk:4) ... mempunyai empat saudara sebapak-seibu-kandung

(sb) ... saudara sebapak-kandung 
(2ssb) ... dua saudara sekandung dari bapak kandung yang sama 
(si) ... saudara seibu-kandung 
(3ssi)  ... tiga saudara sekandung dari ibu kandung yang sama 

(st) ,,, saudara-tiri 
(stb) ... saudara-tiri sebapak 
(sti) ... saudara-tiri seibu 

(sa) ... saudara angkat 

(bs) ... bersaudara (baik saudara kandung maupun saudara tiri sebapak atau seibu)



Jumlah anak : 

↓ ... keturunan / mempunyai anak 

(ak) ... anak kandung (sebapak-seibu kandung). 
(ak1;i1) ... anak kandung pertama (sulung) dari pernikahan dengan istri pertama (i1).
(akb) ... anak kandung sebapak lain ibu. 
(aki) ... anak kandung seibu lain bapak. 

(at) ... anak tiri 
(aa) ... anak angkat (adopsi) 

(1ak) ... anak-kandung tunggal (semata-wayang). 

(1-3ak) ... anak-kandung pertama (sulung) dari tiga anak-kandung. 
(2-3ak) ... anak-kandung kedua dari tiga anak-kandung. 
(3-3ak) ... anak-kandung ketiga (bungsu) dari tiga anak-kandung. 

(2-4ak/5bst) ... anak kedua dari 4 anak-kandung / 5 bersaudara (4 saudara-kandung dan 1 saudara tiri). 
(2-5bs) ... anak kedua dari 5 bersaudara (sekandung dan/atau saudara tiri). 

(ak:4) ... mempunyai 4 anak kandung. 
(at:1) ... mempunyai 1 anak tiri. 
(aa:1) ... mempunyai 1 anak angkat (adopsi). 



Lain-lain : 

a.l. ... antara lain 

= ... terkait dengan / lihat bagan silsilah, skema nasab lain. 

/ ... atau, alias, disebut juga, kata lain, sinonim, dst. 

? ... memerlukan validasi, data belum diperiksa lebih lanjut. 

(: ...) ... referensi, otoritas, sumber validasi data. 

#1 ... dari / kesatu (pertama), #2 ... kedua, dst.







Bani Fulan (derajat keturunan dari atas dan ke bawah) dari si Fulan 


*











edited by Day, 13g08